Lompat ke konten
Beranda » Berita » Tak Berkategori » Transformasi Digital Pramuka: Kwarran Cilodong Ikuti Workshop Pengelolaan Media Sosial Kwarcab Kota Depok

Transformasi Digital Pramuka: Kwarran Cilodong Ikuti Workshop Pengelolaan Media Sosial Kwarcab Kota Depok

Minggu, 10 Mei 2026, Kwartir Ranting (Kwarran) Cilodong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung modernisasi organisasi dengan menghadiri Workshop Pengelolaan Media Sosial tingkat Kwarcab Kota Depok. Bertempat di Gedung Pramuka Kwarcab Kota Depok, kegiatan ini menjadi langkah strategis yang esensial dalam rangka memperkuat tata kelola publikasi, komunikasi digital, dan pelaporan yang sejalan dengan semangat era disrupsi informasi.

Sesuai dengan agenda, rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.00 WIB dengan proses registrasi peserta. Puncak antusiasme dimulai pukul 09.30 WIB ketika acara resmi dibuka langsung oleh Ketua Kwarcab Kota Depok, Kak Nina Suzana, S.Sos., M.Si. Setelah sesi pembukaan, delegasi Kwarran Cilodong beserta seluruh peserta menerima pengarahan alur kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Workshop, Kak Yugo Mantias Nurcahyo, S.Pd., pada pukul 10.15 WIB. Pengarahan teknis ini memastikan kesiapan para anggota dalam menyerap ilmu dan menjalankan simulasi pembuatan konten secara optimal.

Memasuki pukul 10.45 WIB, Kak Nina Suzana yang juga bertindak sebagai narasumber utama memberikan materi inspiratif bertajuk “Arah Kebijakan Kwartir Cabang Kota Depok dalam Transformasi Digital dan Media Sosial Pramuka” Membawa visi besar program “Scout Creator Hub”, beliau menyoroti peran vital platform digital untuk menjaga eksistensi gerakan

“Informasi kini bergerak dalam hitungan detik. Jika Pramuka tidak hadir secara digital, maka kita dianggap ‘tidak ada’ oleh publik,” tegas Kak Nina. Beliau juga mengingatkan pentingnya beradaptasi dengan profil anggota muda saat ini. “Peserta didik kita adalah Gen Z & Alpha. Mereka hidup di layar ponsel. Komunikasi kita harus menyesuaikan bahasa dan platform mereka”. Bagi Kak Nina, admin medsos memegang tugas strategis sebagai juru bicara yang siap menjadi gerbang informasi publik dan melawan berita negatif melalui narasi positif

Setelah rehat siang untuk Ishoma pada pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, dinamika workshop kembali dipacu melalui paparan Materi 2 tentang “Branding Digital untuk Gerakan Pramuka”. Sesi ini dibawakan secara mendalam oleh Kepala Pusdatin Kwarda Jawa Barat, Kak Irfan Paturohman, M.I.Pol.

Kak Irfan mengajak seluruh elemen, termasuk perwakilan dari Cilodong, untuk mengubah cara pandang publik melalui etalase digital. “Media sosial adalah wajah pertama yang dilihat masyarakat sebelum mengenal kegiatan di lapangan,” jelas Kak Irfan. Beliau juga memotivasi peserta untuk meruntuhkan stigma usang. “Kita harus bisa mengubah persepsi publik dari ‘Pramuka itu kuno/hanya tepuk tangan’ menjadi ‘Pramuka itu keren, solutif, dan berwawasan teknologi'”. Untuk mewujudkannya, Kwarran disarankan menerapkan pilar konten terstruktur seperti Pramuka Bersuara dan Pramuka Berkarya, serta secara aktif berkolaborasi dengan anggota muda (Pramuka Penegak/Pandega) sebagai kreator konten andalan.

Pemahaman teoretis kemudian diaplikasikan secara nyata pada pukul 14.30 WIB. Diiringi waktu coffee break, para peserta dipandu oleh Kak Yugo Mantias Nurcahyo untuk berdiskusi mengenai standarisasi publikasi dan mempraktikkan simulasi pembuatan konten berformat Carousel, mulai dari desain infografis hingga pelaporan recap event. Rangkaian acara yang sarat akan ilmu dan kolaborasi ini akhirnya ditutup secara resmi pada pukul 15.45 WIB.

Keikutsertaan Kwarran Cilodong dalam Workshop Pengelolaan Media Sosial ini merupakan batu loncatan yang sangat krusial dalam menyongsong transformasi digital Pramuka. Dengan bekal wawasan mengenai kebijakan strategis dari Kak Nina Suzana dan keahlian branding dari Kak Irfan Paturohman, Kwarran Cilodong kini memiliki fondasi kuat untuk membangun sistem dokumentasi serta publikasi yang interaktif dan kekinian.

Langkah ini pada akhirnya tidak hanya akan meningkatkan kapasitas literasi digital para pengurus di wilayah Cilodong, tetapi juga mengukuhkan Gerakan Pramuka sebagai bagian yang terintegrasi penuh dalam ekosistem digital Kota Depok yang semakin maju.

Mantias Yugo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *