
KOTA DEPOK – 13 Februari 2026. Sebanyak 120 siswa MTs Al Jihad mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (PERJUSA) dengan penuh antusias. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kak H. Nur Muhammad, S.Pd., selaku pembina upacara, yang menandai dimulainya rangkaian aktivitas kepramukaan di lingkungan madrasah tersebut.
Dalam amanatnya, Kak H. Nur Muhammad membakar semangat para peserta. Beliau berpesan agar seluruh anggota Pramuka Penggalang mengikuti setiap agenda dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.
“Perkemahan bukan hanya soal tidur di tenda, tetapi tentang menempa diri. Jadikan kegiatan ini sebagai kawah candradimuka untuk melatih kemandirian, ketangguhan mental, dan kepedulian terhadap sesama. Tunjukkan bahwa Pramuka MTs Al Jihad adalah generasi yang tidak mudah mengeluh dan selalu siap sedia,” tegas Kak H. Nur Muhammad di hadapan para peserta.
Fokus pada Karakter dan Kemandirian
Ketua Pelaksana kegiatan, Kak Asti Sulistiawati, S.Pd., menjelaskan bahwa PERJUSA kali ini mengusung tujuan utama untuk melatih kedisiplinan dan kerjasama kelompok. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan (leadership) dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pembiasaan ibadah selama berkemah.

“Kami berharap, pasca kegiatan ini, peserta didik menjadi pribadi yang lebih disiplin, kompak, dan memiliki solidaritas tinggi antar teman. Nilai-nilai Dasa Darma harus mulai tertanam pada adik-adik Penggalang,” ujar Kak Asti.
Kunjungan dan Motivasi dari Kwarran Cilodong
Semangat peserta semakin bertambah dengan hadirnya utusan dari Kwartir Ranting (Kwarran) Cilodong, yaitu Kak Yugo Mantias Nurcahyo (Sekretaris Kwarran) dan Kak Tony Setiawan (Andalan Ranting Urusan Penggalang). Kehadiran pengurus Kwarran ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan Pramuka di gugus depan.
Dalam sesi materi, Kak Yugo Mantias Nurcahyo memberikan motivasi khusus mengenai dunia Penggalang. Ia menekankan pentingnya peran anggota Pramuka sebagai agen perubahan positif.

“Pramuka harus memberikan dampak positif dalam kehidupan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Seperti yang tertuang dalam Janji Pramuka Penggalang, Tri Satya, yaitu ‘mempersiapkan diri membangun masyarakat’,” ungkap Kak Yugo.
Lebih lanjut, Kak Yugo mengingatkan tentang esensi Dasa Darma. “Seorang Pramuka itu suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Artinya, dimanapun kalian berada, jadilah orang yang bisa dipercaya dan ringan tangan membantu sesama. Implementasikan Tri Satya dan Dasa Darma bukan hanya saat memakai seragam cokelat ini, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya memotivasi.
Kegiatan PERJUSA ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan semangat kepramukaan di MTs Al Jihad, mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan sosial.
Keren….
Terimakasih kakak” yg sdh membantu terlaksananya PERJUSA MTs Al Jihad
Keren…
Keren…
Trimakasih kakak” yg telah membantu terlaksananya PERJUSA MTs Al Jihad